Peluncuran Buku Indra Sjafri Dan Timnas U-19

Peluncuran Buku Indra Sjafri Dan Timnas U-19Peluncuran Buku Indra Sjafri Dan Timnas U-19 – Nama Pelatih Timnas U-19 mulai melejit saat dirinya berhasil membawa anak asuhnya meraih kemenangan di ajang Piala AFF U-19 tahun lalu. Indra Sjafri juga berhasil mengantarkan timnya lolos ke putaran final Piala Asia U-19 yang akan digelar di Myanmar bulan Oktober yang akan datang.

Dengan prestasi yang telah diraih oleh Indra Sjafri membuat F.X. Rudi Gunawan tertarik untuk menulis kisah hidupnya dan kemudian mengangkatnya dalam sebuah buku yang diberi judul “Indra Sjafri,Menolak Menyerah “. Buku tersebut di terbitkan oleh Bintang Pustaka.

Buku tersebut diluncurkan diHotel Universitas Negeri Yogyakarta pada hari Minggu (02/01/2014). Selain buku biografi Indra Sjafri, dalam kesempatan tersebut juga di launching buku yang berjudul “Official Stori Timnas U-19 Semangat Membatu “ yang isinya memuat tentang perjalanan Timnas U-19.

Proses penulisan kedua buku tersebut terbilang membutuhkan waktu yang relatif singkat . Penulisan kedua buku tersebut bisa cepat selesai dikarenakan berkat bantuan dari asisten pelatih timnas Guntur Cahyo Utomo. Rudi, sang penulis kedua buku itu itu mengatakan bahwa buku yang mengulas tentang perjalanan hidup Indra Sjafri hanya membutuhkan waktu tujuh hari, sedangkan buku yang memuat tentang kisah Timnas U-19 menghabiskan waktu lima hari.

Peluncuran kedua buku yangbertepatan dengan hari Ulang Tahun Indra Sjafri yang ke 51 itu selain dihadiri oleh penggawa Timnas U-19 beserta staf pelatih juga dihadiri oleh Ketua PSSI Djohar Arifin. Sekjen PSSI Djoko Driyona, Mari Elka Pangestu Menparekraf, dan juga Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo.

Indra Sjafri mengaku sangat terharu saat peluncuran buku nya tersebut. Pasalnya mendapatkan apresiasi yang luar biasa terutama epresiasi tersebut diberikan oleh Ibu Mari Elka Pangestu sebagai seorang perempuan sekaligus sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Pelatih Timnas U-19 itu berjanji akan membawa Skuad Garuda Jaya meraih prestasi yang lebih tinggi. Ia juga berjanji kepada ibu Menparekraf untuk membawa pulang kemenangan dari Myanmar.

Dalam buku berjudul “ Menolak Menyerah “ Indra Sjafri mengajak untuk membuka pandangan masyarakat Indonesia agar tidak merasa inferior dengan bangsa lain. Pelatih berusia 51 tahun itu menyuarakan optimisme dan kebangkitan sepakbola Indonesia.

Ia mengatakan bahwa Indonesia bukanlah bangsa yang kecil melainkan bangsa yang besar. Mudah mudahan situasinya bisa terbalik, bukannya Indonesia menyamai Jepang melainkan Jepang yang menyamai Indonesia.

Keharuan bukan hanya dirasakan oleh Indra Sjafri saja, namun Djohar Arifin selaku Ketua PSSI juga mengaku sangat terharu atas dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak termasuk oleh Kemenparekraf.

Semangat dalam buku tersebut digunakan untuk menata sistem pembangunan sepak bola dan kompetisi amatir maupun profesional dalam kongres PSSI di Surabaya dan bisa berjalan dengan baik.

Tags: