sbobet mobile, sbobet wap Sbobet judi online Maxbet,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Kegagalan Juventus di Eropa Adalah Musibah

Kegagalan Juventus di Eropa Adalah Musibah

Kegagalan Juventus di Eropa Adalah Musibah – Marcelo Lippi adalah mantan pelatih Juventus. Lippi merupakan salah satu pelatih tersukses klub kota Turin tersebut. Lippi mampu membawa Juventus menjuarai scudetto sebanyak empat kali berturut dan sebiji gelar Liga Champions Eropa pada tahun 1996. Dia sebenarnya mampu membawa Juventus tiga kali berurutan mencapai final Champions Eropa dan langsung mampu merebut Si Kuping Lebar di final pertama mereka dari tiga kali gelaran tetapi harus menyerah kalah di dua tahun berikutnya masing-masing oleh wakil Jerman, Borrusia Dortmund pada tahun 1997 dan wakil Spanyok, Real Madrid pada tahun 1998. Lippi juga pernah menukangi Internazionale Milan namun sayang prestasinya di tim tersebut tidak terlalu mengkilap. Namun, yang paling legendaris dari dia adalah ketika mampu membawa Italia juara Piala Dunia untuk ketiga kalinya pada tahun 2006, di Jerman.

Saat ini pelatih yang mempunyai ciri khas berambut perak tersebut melatih klub juara China sekaligus juga juara Asia, Guangzhou Evergrande. Dia membawa Guangzhou Evergrande langsung menjadi juara Liga Super China dan kemudian setahun setelahnya membawa mereka menjuarai AFC Champions League alias Liga Champions Asia. Seorang pelatih jenius yang sebenarnya masih mempunyai segudang strategi di kepalanya. Namun, dia juga harus didukung oleh para pemain yang luar biasa dan manajemen klub yang mempercayainya. Sesuatu yang gagal dia dapatkan pada saat dia di Internazionale Milan.

Baru-baru ini Lippi berkomentar soal mantan klubnya Juventus yang gagal melaju ke babak selanjutnya di Liga Champions Eropa. Pelatih Guangzhou Evergrande tersebut tidak terkesan dengan penampilan eks klub yang pernah diiatihnya itu. Dia juga mengatakan bahwa sepertinya keberuntungan selalu menaungi AC Milan kalau berbicara soal Liga Champions Eropa. Mantan pelatih Italia tersebut mengkritik penampilan Juventus di matchday terakhir Liga Champions Eropa pada saat melawan Galatasaray. Pertandingan tersebut adalah pertandingan hidup mati untuk Juventus. Namun Lippi melihat bahwa La Vecchia Signora seakan merelakan gelar Liga Champions Eropa kandas pergi ke tim lain.

Bianconeri harus angkat koper dari turnamen paling elit Eropa tersebut karena gagal mengatasi Galatasaray padahal mereka hanya butuh hasil seri saja. Lippi melihat tidak ada kengototan di para pemain Juve. “Ini adalah musibah bahwa Juventus gagal lolos. Tapi, hal tersebut dikarenakan para pemain sepertinya tidak menganggap bahwa partai ini penting. Mereka bermain seolah tidak yakin akan bisa juara. Mungkin mereka merasa inferior dengan klub seperti Bayern Munchen, Barcelona atau Real Madrid, tetapi, ternyata mereka menyerah lemah. Dan sepertinya untuk urusan Liga Champions Eropa AC Milan selalu beruntung. Mungkin Si Kuping Lebar (The Big Ears) menyukai mereka.” Kata Lippi kepada salah seorang wartawan yang bertanya mengenai pendapatnya tentang gagal lolosnya Juve ke fase berikut di Liga Champions.